Username:  
 
Password:  
    
Lupa Password? Username?   |   Register
register
Baner
banner-infaq-panjang1

Yahoo Messenger

Agenda Kegiatan

Site Translation

Statistik Portal

Anggota : 112
Konten : 239
Web Link : 12
Jumlah Kunjungan Konten : 1571585

Siapa Online ?

Kami memiliki 103 Tamu online

Banner GrosirBajuIndonesia.com

Banner-BusanaMuslimIndonesia.com

Konten Terbaru

Failed to get Items, check your parameters!
Teh Hijau Sebagai Tanaman Obat PDF Cetak E-mail
Sabtu, 18 Oktober 2008 12:08

 

Teh Hijau Sebagai Tanaman Obat untuk Terapi Acne 

Teh hijau telah lama bermanfaat dalam pengobatan Cina tradisional, antara lain untuk pengobatan akne.

Alasan utama bahwa teh hijau efektif untuk terapi akne adalah karena teh hijau sangat kaya antioksi dan terutama epigallocatechin gallate dengan aktivitas antioksi dan 200 kali lebih kuat dibanding vitamin E dalam melawan radikal bebas.

Maka dengan banyak minum teh hijau, dapat membantu membersihkan tubuh dari toksin dan mempertahankan struktur sel yang sehat.

Selain dapat melawan bakteri, penelitian menunjukkan bahwa teh hijau dapat membantu mengurangi kemerahan, inflamasi, dan aktivitas hormon. Oleh karena itu teh hijau dapat mempercepat penyembuhan dan membantu mencegah timbulnya akne, yang sering disebabkan oleh perubahan aktivitas hormonal.

Untuk terapi akne, teh hijau dapat diminum, dapat pula berupa pil (ekstrak teh hijau), atau dalam sediaan krim topikal. Selain itu, dengan menempatkan sekantong teh hangat pada lesi akne di wajah, dapat menarik keluar toksin dan memicu penyembuhan lebih cepat.

Sejauh ini, metode yang paling populer adalah dengan meminum teh hijau. Namun jika penggunaan teh hijau dimaksudkan untuk terapi akne, maka dibutuhkan dosis yang lebih tinggi. Untuk hasil yang dramatis, banyak regimen yang merekomendasikan minum sebanyak 8 gelas teh hijau setiap hari sampai kulit bersih. Paling efektif jika minuman teh hijaunya baru dibuat dan bebas gula. Pengawet dan gula akan menetralisir banyak manfaat dari teh hijau.

Sebagai pil, teh hijau mirip dengan vitamin untuk akne yang berfokus pada detoksifikasi kulit melalui aktivitas antioksidan. Kelemahannya, cara ini tidak bekerja sebaik teh hijau yang diminum karena nutrisi lebih banyak diserap dengan mudah bila berbentuk cairan dibanding pil.

Menurut hasil studi saat ini yang dipresentasikan oleh Dr. Jennifer Gan-Wong dalam pertemuan tahunan the American Academy of Dermatology 2003, suatu krim topikal dengan ekstrak teh hijau 3% memberikan hasil yang sama dengan larutan yang mengandung benzoil peroxide 4%.

Studi tersebut dilakukan secara acak dan buta ganda terhadap 108 subyek yang dibagi menjadi 2 kelompok di mana satu kelompok mendapat krim benzoil peroxide 2 kali sehari selama 12 minggu dan kelompok yang lain mendapat krim ekstrak teh hijau 2 kali sehari selama 12 minggu juga. Kemudian dilakukan pemeriksaan dan pengambilan foto oleh dokter kulit setiap minggu.

Hasilnya menunjukkan bahwa tampaknya krim teh hijau mempercerah warna kulit pasien dan memperbaiki keseluruhan penampakan wajah pasien. Terapi teh hijau mungkin disukai konsumen karena anggapan bahwa produk alami kurang toksik dan mempunyai efek samping yang lebih sedikit dibanding produk obat yang lain.

Data preliminer menunjukkan bahwa krim ekstrak teh hijau menyebabkan lebih sedikit efek samping dibanding benzoil peroxide.

Oleh karena itu, teh hijau tampaknya sangat efektif sebagai terapi tanpa menyebabkan kekeringan dan iritasi kulit yang secara umum sering terjadi pada penggunaan benzoil peroxide.

Namun, kelemahannya dibanding dengan teh hijau yang diminum, efek terapi topikal terbatas hanya pada area yang diaplikasikan, dan tidak meliputi efek hormonal yang dapat membantu menghindari atau paling tidak mengurangi intensitas timbulnya akne di masa yang akan datang.
Sumber : IDI.

 

 

LAST_UPDATED2
 
Konten Berhubungan

The Prevention Plan Health Tips



Calorie Calculator

Copyright © 2010 Pusat Tanaman Obat dan Obat Tradisional - managed by Active Media Online Campaign Management