Username:  
 
Password:  
    
Lupa Password? Username?   |   Register
register
Baner
banner-infaq-panjang1

Yahoo Messenger

Agenda Kegiatan

Site Translation

Statistik Portal

Anggota : 112
Konten : 239
Web Link : 12
Jumlah Kunjungan Konten : 1727038

Siapa Online ?

Kami memiliki 62 Tamu online

Banner GrosirBajuIndonesia.com

Banner-BusanaMuslimIndonesia.com

Konten Terbaru

Failed to get Items, check your parameters!
TANAMAN OBAT - TAPAK DARA PDF Cetak E-mail
Section Tanaman Obat - Gallery Tanaman Obat
Kamis, 18 Desember 2008 05:13

TANAMAN  OBAT - TAPAK  DARA

 

 Tanaman Obat TAPAK  DARA

Catharanthusroseus (L.) G.Don

 

KLASIFIKASI : Tapak dara disebut Catharanthus roseus (L.) G.Don, atau Ammocallis rosea Small. atau Lochnera rosea Reich. atau Vinca rosea  termasuk ke dalam famili tumbuhan Apocynaceae.  Tanaman ini dikenal dengan nama daerah Rutu-rutu, Kembang sari cina, Kembang serdadu, cakar ayam  atau usia.

 

SIFAT KIMIAWI : Tumbuhan ini kaya dengan berbagai kandungan kimia yang sudah diketahui, antara lain :Alkaloid; terdapat lebih dari 70 macam alkaloid pada akar, batang, daun dan biji, antara lain  28 bi-indole alkaloid. Alkaloid anti kanker seperti: vinblastine (VLB), vincristine (VCR), leurosine(VLR), vincadioline, leurosidine, catharanthine,  lochnerine. Alkaloid yang berefek hypoglycemic (menurunkan kadar gula  darah) antara lain leurosine, catharanthine, lochnerine,  tetrahydroalstonine, vindoline dan vindolinine.

 

EFEK FARMAKOLOGIS : Antineoplastik (anti kanker), sitostatika, hipotensif (penenang), menyejukan darah, menghentikan perdarahan. Dalam farmakologi Cina  memiliki rasa sedikit pahit, sejuk dan toxic.

 

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN : Efek farmakologi ini diperoleh dari penggunaan seluruh tanaman, segar atau dikeringkan.

 

PENYAKIT YANG DAPAT DISEMBUHKAN DAN CARA PENGGUNAANYA

Berdasarkan berbagai literatur yang mencatat pengalaman secara turun-temurun dari berbagai negara dan daerah,tanaman ini dapat menyembuhkan penyakit-penyakit sebagai berikut :

1. Kanker, Limpa ( Peny.  Hodgkin), leukemia, limfosarkoma, chorionicepithelioma.

a. Vinblastine 0,1-0,2 mg/kg BB, dilarutkan dalam garam fisiologis (normal saline) dengan perbandingan 10 ml untuk 10  mg, iv , sekali setiap 7 - 10 hari.

b. Vincristine (Leurocristine) 0,02-0,04 mg/kgBB dilarutkan dengan 20 ml glukosa 5 % atau normal saline,  iv, sekali setiap minggu. Tanaman 15 gr direbus dengan 5 gelas air hingga tersisa 1 – 2 gelas dengan api kecil.   Setelah dingin disaring, diminum beberapa kali hingga habis dalam sehari. (Saran 3x2 kapsul per hari)

2. Acutelymphocytic leukemia. Tanaman tapak dara 15 g.direbus, minum. (Kapsul 3x2 kapsul per hari)

3. Hipertensi. Tanaman 6 - 15 gram direbus, minum. (Saran 3x1 kapsul per hari, banyak minum)

4. Kencing manis. Tanaman 6 - 15 gram direbus, minum. (Saran 3x1 kapsul per hari, banyak minum)

5. Pendarahan akibat penurunan jumlah trombocyt (primary thrombocytopenic purpura).   Tanaman 6 - 15 gram direbus, minum. (Saran 3x1 kapsul per hari, banyak minum)

 

CATATAN

1. 1.  Tanaman ini mengandung komponen aktif vinblastinedan  leurocristine (vincristine) yang berkhasiat anti kanker pada  leukemia1534 , leukemia 1210,  AKR   leukemia, Ehrlich ascitic  liver carcinoma dan Walker carcinoma256. Komponen ini meng­hentikan mitosis (pembelahan) sel kanker pada metaphase.

2. 2.  Setelah pemakaian vinblastine (murni), biasanya terjadi penurunan sel darah putih (leucopenia) dengan tingkatan yang bervariasi dan  kembali seperti semula dalam 1 - 2 minggu setelah penghentian pemakaian obat.  Efek terhadap sel darah merah dan platelet  sangat kecil. Sejumlah pasien dapat timbul gangguan   nafsu makan dan reaksi pencernakan lainnya seperti mual, muntah, sembelit, dan beberapa timbul gangguan neurolo­gis; susah tidur, sakit kepala, depressi, dan kehilangan reflek dalam.

3.  Keracunan vincristine (murni) bermanifestasi pada sitem syaraf dengan gejala sensasi abnormal, rasa  pada tungkai, rasa sakit,  kehilangan refleks dalam, rasa lemah,   gangguan pergerakan,  serak, kelumpuhan kelopak mata (ptosis), penglihatan kembar (diplopia) dll, 20 % penderita botak (alopecia). Menghambat   sistem pembuatan sel darah,  hemoglobin, platelets, dansel darah putih menurun 1 - 2 mg setelah pemakaian.

 

 

LAST_UPDATED2
 
Konten Berhubungan

The Prevention Plan Health Tips



Calorie Calculator

Copyright © 2010 Pusat Tanaman Obat dan Obat Tradisional - managed by Active Media Online Campaign Management