| Alzheimer |
|
|
|
| Section Penyakit - Artikel Seputar Penyakit | |||
| Rabu, 27 Agustus 2008 13:40 | |||
|
Alzheimer
Dr. Alois Alzheimer Definisi Alzheimer’s disease (AD) adalah penyakit
neurodegeneratif yang seringkali tersembunyi, membahayakan, dan berkembang
secara progresif. Tanda-tanda klinis AD antara lain hilangnya ingatan, gangguan
fungsi kognitif, menurunnya kemampuan dalam melakukan aktivitas sehari-hari, perubahan
kepribadian dan tingkah laku yang tidak terkendali (gejala neuropsikiatrik). Penyebab Penyebab utama AD belum diketahui hingga
saat ini. Faktor genetik diduga memegang peranan kuat dalam penyakit ini.
Mutasi pada kromosom 1, 14, dan 21 diidentifikasi sebagai penyebab sebagian
kecil kasus AD familial (FAD) atau lebih dikenal dengan early onset AD Gejala Tidak ada batas
yang jelas antara gejala perubahan memori normal dan munculnya AD. Namun, 10
macam tanda peringatan dan perbandingannya dengan kondisi yang normal di bawah
ini dapat mempermudah diagnosa awal AD, yakni: 1. Hilang ingatan. Melupakan informasi-informasi yang baru diperoleh adalah
salah satu tanda-tanda awal demensia. Kondisi normal : sesekali lupa akan nama orang atau janji 2. Kesulitan melakukan pekerjaan sederhana. Penderita demensia sering
kesulitan merencanakan atau menyelesaikan pekerjaan sehari-hari. Kondisi normal : sesekali lupa apa yang akan kita lakukan atau yang akan
dikatakan 3. Kesulitan berbicara. Penderita AD sering lupa dengan kata-kata sederhana
dan sulit berbicara atau menulis dengan baik. Contohnya jika ingin mengatakan
“sabun”, yang diucapkan ialah “benda yang digunakan untuk mencuci”. Kondisi normal : sesekali sulit menemukan kata yang tepat untuk suatu hal 4. Disorientasi terhadap tempat dan waktu. Penderita AD mudah tersesat di
lingkungannya sendiri, lupa mereka ada dimana, bagaimana bisa sampai disana,
atau bagaimana caranya kembali ke rumah. Kondisi normal : lupa kapan waktu melakukan perjalanan di masa lalu atau
nama tempat 5. Penurunan penilaian akan suatu hal (poor
judgment). Contoh yang mungkin ialah penderita AD menggunakan baju
berlapis-lapis di hari yang panas atau sebaliknya. Kondisi normal : sulit memutuskan suatu masalah atau terus mempertanyakan
suatu pertanyaan yang belum terjawab 6. Kesulitan berpikir abstrak. Penderita AD dapat memiliki kesulitan yang
tidak biasa dalam melakukan kegiatan mental yang kompleks, seperti lupa suatu
deretan angka dihadapannya untuk apa dan bagaimana menggunakannya. Kondisi normal : terkadang kesulitan menyeimbangkan catatan keuangan 7. Menaruh benda di tempat yang salah. Pasien AD dapat memiliki kebiasaan
meletakkan suatu benda di tempat yang tidak seharusnya, seperti memasukkan
setrikaan ke kulkas atau jam tangan ke dalam mangkuk. Kondisi normal : lupa menaruh kunci atau dompet 8. Perubahan mood dan perilaku. Penderita AD dapat memiliki perubahan mood
yang cepat, seperti dari diam menjadi sedih lalu menjadi marah tanpa alasan
yang jelas. Kondisi normal : sewaktu-waktu merasa sedih atau moody 9. Perubahan sifat. Perubahan sifat pada pasien AD dapat terjadi secara
dramatis. Mereka dapat menjadi begitu bingung, curiga, ketakutan, atau sangat
bergantung pada keluarga. Kondisi normal : Sifat seseorang normal jika berubah seiring dengan
bertambahnya usia 10. Kehilangan inisiatif. Pasien AD bisa menjadi begitu pasif, seperti menonton
TV berjam-jam tanpa henti, jam tidur yang panjang melebihi normal, atau tidak
keinginan melakukan kegiatan yang biasa dilakukan, seperti mandi. Kondisi normal : terkadang malas melakukan pekerjaan atau bersosialisasi
|
|||
| LAST_UPDATED2 |
| Konten Berhubungan | |