Username:  
 
Password:  
    
Lupa Password? Username?   |   Register
register
banner-infaq-panjang1

Banner GrosirBajuIndonesia.com

Banner-BusanaMuslimIndonesia.com

Siapa Online ?

Kami memiliki 35 Tamu online

Statistik Portal

Anggota : 492
Konten : 250
Web Link : 12
Jumlah Kunjungan Konten : 3698404
Please visit Automatic Backlinks to start earning free backlinks

Site Translation

18 Tanaman Obat Menurunkan Kesuburan PDF Cetak E-mail
Section Press Release - Liputan Berita dan Advertorial

18 Tanaman obat Menurunkan Kesuburan

 

Sejumlah 18 jenis Tanaman obat di Indonesia berpotensi menurunkan kesuburan atau anti fertilitas pria. Dengan pengujian lebih lanjut, Tanaman obat itu bisa menjadi alternatif alat kontrasepsi pria.

Kepala Sentra Pengembangan dan Penerapan Pengobatan Tradisional (SP3T), dr AzwarAgoes, mengemukakan hal itu dalam Pertemuan Ilmiah Tahunan Perkumpulan Andrologi dan Perhimpunan Dokter Spesialis Andrologi Indonesia, Sabtu (22/4).

Ke-18 jenis Tanaman obat tersebut, di antaranya bunga kembang sepatu (Hibiscus Rosa-sinensis L), pare (Momordica charantia), biji papaya (Carica papaya), kunyit (Curcumadomestica), dan biji oyong (Luffaacutangula Roxb.)

Selain itu, daun manggis (Garcinia mengostana), tapak dara (Catharantus roseus), biji kapas (Gossypium hirtusum), cantel (Andropogon sorghum), sitawar (Costus speciosus), dan gandarusa (Justicia gandarussa).

Uji coba pada tikus dan kelinci jantan oleh sejumlah peneliti di Indonesia, membuktikan bahwa 18 jenis tanaman itu berkhasiat menurunkan kesuburan.

Menurut mantan dosen Fakultas Kedokteran Unsri itu, ke-18 tanaman itu menghambat pertumbuhan spermatozoa (spermatogenesis), menggagalkan pematangan sperma, menghambat transportasi sperma melalui degenerasi saluran sperma, dan menghalangi penyimpanan spermatozoa. Ekstrak tanaman pare, mengandung senyawa sitotoksik seperti saponin triterpen dan cucurbitacin, yang dapat menurunkan kualitas dan jumlah sel sperma pada tikus jantan. Tapak dara punya efek menghambat proses pematangan sperma.


Sumber: KCM - 13 May 2006

 
Konten Berhubungan
Copyright © 2012 Pusat Tanaman Obat dan Obat Tradisional - managed by Active Media Online Campaign Management